KPI SEO yang harus ditetapkan & lacak

KPI SEO

KPI untuk SEO

Website anda terlihat sangat keren.

Puluhan jam waktu sudah anda kerahkan untuk mendapatkan desain yang ciamik tersebut. Bahkan jutaan rupiah sudah anda investasikan untuk menyewa Konsultan SEO.

Lalu bagaimana mengukur kinerja desain website yang keren dan konsultan Jasa SEO yang mumpuni tersebut terdapap perkembangan pemasaran online yang anda lakukan?

Jawabannya adalah KPI (Key Performance Indicator).

Melalui KPI, kita bisa mengukur sejauh mana sebuah tindakan bisnis berpengaruh terhadap kinerja bisnis secara keseluruhan.

Sehingga kita bisa menentukan tindakan selanjutnya dengan tepat.

Untuk bisa mengukur kinerja tersebut, tentu saja kita harus menetapkan KPI sejak awal. Termasuk dalam pekerjaan SEO (Search Engine Optimization).

Berikut ini adalah beberapa KPI SEO yang harus anda tetapkan dan lacak sebelum anda memulai pekerjaan SEO. Sehingga tindakan SEO yang dilakukan benar-benar terencana dan terukur dengan baik.

Kunjungan Organik (Organic Session)

KPI SEO yang paling penting adalah jumlah pengunjung yang berasal dari mesin pencari. Baik itu Google, Yahoo maupun Bing.

Semakin besar jumlah pengunjung yang berasal dari lalu lintas organik, maka semakin bagus KPI SEO yang anda capai.

Kunjungan organik ini akan dihitung sejak pertama kali berkunjung hingga 30 menit kemudian. Jika kunjungannya sudah melebihi 30 menit, maka secara default sessionnya akan berakhir.

Sebelum melakukan SEO. Anda harus menetapkan KPI SEO terlebih dahulu.

Termasuk KPI pengunjung organik yang berasal dari mesin pencari.

Misalnya anda menetapkan KPI SEO Pengunjung Organik sebanyak 2000 kunjungan perbulan, maka kinerja SEO anda akan dinilai bagus apabila mencapai nilai tersebut.

KPI SEO Kunjungan Organik yang ditetapkan ini juga bisa menjadi acuan bagi anda saat memilih keyword yang akan dioptimasi.

Proses penetapan KPI SEO kunjungan organik harus didukung oleh proses riset kata kunci yang benar. Untuk anda yang masih awam, silahkan kunjungi panduan riset kata kunci yang benar berikut.

Peringkat Keyword yang anda optimasi

KPI SEO berikutnya adalah peringkat website anda di hasil pencarian mesin pencari.

Semakin tinggi peringkat anda, maka semakin bagus nilai KPI SEO anda. Tentu saja di iringi dengan pemilihan keyword yang tepat dengan model bisnis anda.

Pada dasarnya, pencapaian KPI SEO peringkat website adalah factor awal yang menentukan berhasilnya pencapaian KPI SEO Kunjungan organic.

Jika keyword yang anda optimasi tidak mendapatkan peringkat yang baik di mesin pencari, tentu saja kecil kemungkinan bagi website anda untuk mendapatkan kunjungan organik

Sama halnya dengan KPI Kunjungan organic, anda juga perlu menetapkan KPI ranking keyword sejak awal. Sebelum memulai SEO, anda harus menetapkan jumlah keyword yang mau diranking dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya.

Misalnya, untuk mencapai KPI Kunjungan organik 2000 kunjungan perbulan, anda harus mengoptimasi 10-12 keyword dengan rata-rata volume pencarian bulanan keyword sebesar 200 pencarian perbulan. Dengan angka peringkat antara ranking 1 – 5 di SERP Google.

KPI Peringkat Keyword anda dinilai bagus apabila KPI yang ditetapkan diatas bisa anda capai dalam waktu yang sudah ditetapkan.

Konversi

Sebagai pemilik website, tentu saja kita menginginkan setiap pengunjung yang berkunjung ke website kita untuk melakukan sesuatu yang kita inginkan.

Mulai dari membeli produk, mendownload ebook gratis, berlangganan email dan lain sebagainya.

Nah, jika pengunjung yang dating ke website kita itu melakukan apa yang kita inginkan, maka itu kita sebutkan dengan konversi.

Jadi, konversi tidak melulu terkait dengan penjualan

Jika 2 fakor pertama terkait dengan bagaimana mendatangkan pengunjung ke website, maka factor yang ke-3 ini lebih pada tindakan yang anda inginkan saat mereka berada di website anda.

KPI Konversi ini biasanya ditetapkan menggunakan persentase.

Misalnya : Anda ingin tingkat konversi website anda 5% dari total pengunjung yang dating ke website anda. Jika total pengunjung bulanannya 2000 pengunjung, maka konversi yang anda tetapkan adalah : 100 konversi.

KPI Konversi ini dipengaruhi oleh banyak hal. Untuk meningkatkan nilai konversi ini, anda harus melakukan apa yang kita sebut dengan Conversion Rate Optimization (CRO) dan User Experience (UX).

Pembahasan terkait dengan CRO dan UX mungkin akan kita bahas dilain kesempatan. Semoga suatu saat kami punya kesempatan untuk mengangkatnya di website ini.

Bounce Rate (Rasio Pentalan)

Bounce Rate merupakan persentase pengunjung organik yang membuka halaman website dan langsung keluar tanpa melakukan apapun.

Rata-rata tingkat bounce rate website adalah 40 – 60%. Ini artinya, 40 – 60% pengunjung yang data tidak melakukan apapun di website. Tetapi, tingkat bounce rate ini sangat dipengaruhi juga oleh topik dari website yang sedang anda garap.

Kenapa kita perlu menetapkan KPI Bounce Rate?

Karena mesin pencari menjadikan Bounce Rate sebagai salah satu factor yang menentukan peringkat keyword yang dioptimasi.

Bounce Rate yang tinggi menandakan User Experience rendah. Dan jika UX rendah, besar kemungkinan peringkat juga akan turun.

Oleh karenanya, penting bagi anda untuk mengevaluasi bounce rate website secara terus menerus. Sehingga bisa memperbaikinya dari waktu ke waktu.

Page View per Session

Merupakan jumlah halaman website yang dibuka pengguna untuk setiap sesinya. Termasuk membuka halaman yang sama lebih dari 1 kali.

Page view per session ini juga KPI penting bagi anda. Terutama untuk memberikan sinyal pada mesin pencari bahwa website anda benar-benar bermanfaat bagi pengguna.

Buktinya mereka membuka website lebih dari 1 halaman. Ini adalah indikasi bahwa website anda bermanfaat bagi mereka.

Internal Linking sangat besar pengaruhnya pada KPI SEO yang satu ini.
KPI Page view persession ini tentu berbeda untuk setiap topik website. Page view persession untuk toko online tentu berbeda dengan website yang menawarkan jasa.

Average Session Duration

Average Session Duration adalah lama pengunjung berada di website anda. Sama halnya dengan page view persession, factor yang ke enam ini juga dipengaruhi oleh kualitas konten, internal linking dan beberapa factor lainnya.

KPI ini perlu anda tetapkan karena dengan meningkatnya Average Session Duration di website anda, maka akan sangat besar pengaruhnya pada peringkat.

Karena google menilai website anda memiliki konten yang bermanfaat. Tentu juga karena struktur website yang bagus.

Untuk meningkatkan Average Session Duration ini, anda harus membuat konten yang enak dibaca sehingga membuat orang betah membacanya. Bagaimana caranya, silahkan pelajari di panduan menulis artikel enak dibaca dan informatif berikut.

Page Load Time

Menurut kami, page load time ini adalah KPI SEO yang sangat penting. Jika KPI ini tidak tercapai, maka besar kemungkinan KPI yang lain akan gagal.

Maka sebelum anda mewujudkan KPI SEO yang lain, perlu bagi anda untuk memikirkan KPI Page Load Time ini terlebih dahulu.

Anda harus menetapkan KPI Page Load Time ini setidaknya selama 3 second. Agar pengguna yang membuka halaman website anda tidak kabur yang berdampak pada meningkatknya bounce rate. Jika bounce rate meningkat, maka session anda juga akan menurun. Jika session menurun, konversi anda juga pasti akan turun.

Jadi, bagian ini adalah bagian yang sangat penting dan vital.

Itulah 7 KPI SEO yang perlu anda tetapkan dan lacak sepanjang anda melakukan SEO.

Untuk melacaknya, anda bisa menggunakan Google Analytics atau menggunakan tool berbayar lainnya. Pastikan anda mengevaluasinya setiap bulan. Sehingga tidak harus menunggu peringkat turun dulu baru melakukan sesuatu.

Kami berharap, dengan menetapkan dan melacak KPI SEO secara konsisten, membuat pekerjaan SEO anda benar-benar terencana dan terukur.

Anda melakukan SEO berdasarkan data dan fakta. Bukan berdasarkan asumsi-asumsi saja. Dengan demikian, kami yakin upaya SEO anda akan berhasil dari waktu ke waktu.